Allah memuliakan diri-Nya dan mengagungkan urusan-Nya, dikarenakan kekuasaan-Nya atas apa yang tidak ada seorang pun selain-Nya mampu melakukannya, tidak ada sembahan yang hak selain Dia, dan tidak ada Tuhan selain Dia, maka Dialah Dzat yang telah memperjalankan hamba-Nya Muhammad ﷺ pada suatu waktu di malam hari dengan jasad dan ruhnya, dalam keadaan terjaga bukan mimpi, dari Masjidilharam di —Makkah— menuju Masjidil Aqsha di —Baitul Maqdis— yang mana Allah telah memberkahi sekelilingnya pada sawah ladang, buah-buahan, serta selain itu, dan Dia menjadikannya tempat bagi banyak para Nabi; agar beliau menyaksikan keajaiban-keajaiban kekuasaan Allah dan dalil-dalil keesaan-Nya. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala Dialah yang Maha Mendengar terhadap seluruh suara, lagi Maha Melihat terhadap setiap yang dapat dilihat, maka Dia memberikan kepada masing-masing apa yang ia berhak mendapatkannya di dunia dan akhirat.