Dan manusia terkadang berdoa atas dirinya sendiri atau anaknya atau hartanya dengan keburukan, yang demikian itu saat terjadinya kemarahan, semisal apa yang ia doakan dengan kebaikan, dan ini termasuk dari kebodohan manusia serta keterburu-buruannya. Dan termasuk dari rahmat Allah kepadanya adalah bahwasanya Dia mengabulkan baginya dalam doanya dengan kebaikan bukan dengan keburukan; karena Dia mengetahui darinya adanya ketiadaan maksud untuk menginginkan hal tersebut, dan manusia itu berdasarkan tabiatnya adalah orang yang tergesa-gesa.