Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda yang menunjuki atas keesaan Kami serta kekuasaan Kami, maka Kami hapuskan tanda malam —yaitu bulan— dan Kami jadikan tanda siang —yaitu matahari— dalam keadaan bersinar; agar manusia bisa melihat di dalam cahaya siang bagaimana ia bertindak dalam urusan penghidupannya, dan ia menetap di malam hari menuju ketenangan serta istirahat. Serta agar manusia mengetahui —dari silih bergantinya malam dan siang— jumlah tahun serta perhitungan bulan dan hari, lalu mereka menyusun atas hal itu apa yang mereka kehendaki dari maslahat-maslahat mereka. Dan segala sesuatu telah Kami jelaskan dengan sejelas-jelasnya penjelasan yang cukup.