Dan apabila Kami menganugerahkan nikmat kepada manusia dari sisi keberadaannya sebagai manusia berupa harta serta kesehatan maupun semacamnya, ia justru berpaling serta menjauh dari ketaatan kepada Tuhannya, dan apabila menimpanya kesulitan berupa kefakiran atau penyakit ia menjadilah orang yang berputus asa; karena ia tidak percaya dengan karunia Allah Ta'ala, kecuali orang yang Allah jaga dalam dua keadaannya baik saat senangnya maupun susahnyanya.