Katakanlah —wahai Rasul— sebagai bantahan atas orang-orang musyrik terhadap pengingkaran mereka akan keberadaan Rasul berasal dari kalangan manusia: Seandainya di bumi terdapat para malaikat yang berjalan di atasnya dalam keadaan tenang, niscaya Kami benar-benar telah mengutus kepada mereka seorang Rasul dari jenis mereka sendiri, akan tetapi penduduk bumi adalah manusia, maka Rasul menuju mereka selayaknya keberadaannya berasal dari jenis mereka sendiri; agar dimungkinkan bagi mereka mengajaknya bicara serta memahami ucapannya.