Dan dahulu pemilik dua kebun tersebut memiliki buah-buahan serta harta benda lainnya, lalu ia berkata kepada sahabatnya yang mukmin, saat ia mengajaknya bicara di dalam pembicaraan, padahal kesombongan sedang memenuhinya: Aku lebih banyak darimu dalam hal harta dan lebih mulia para pendukungnya serta pembantunya.