Dan Kami telah menderma nikmat atasmu saat saudara perempuanmu berjalan mengikutimu kemudian ia berkata kepada orang-orang yang mengambilmu: Maukah aku tunjukkan kepada kalian orang yang akan menjaminnya, dan menyusuinya bagi kalian? Maka Kami kembalikan engkau kepada ibumu setelah sebelumnya engkau berada di tangan Firaun; agar jiwanya menjadi tenang dengan keselamatanmu dari penenggelaman dan pembunuhan, dan agar ia tidak bersedih atas hilangnya dirimu. Serta engkau telah membunuh seorang laki-laki Qibthi secara keliru lalu Kami menyelamatkanmu dari kegundahan perbuatanmu dan ketakutan akan pembunuhan, dan Kami telah mengujimu dengan suatu ujian, lalu engkau keluar dalam keadaan takut menuju penduduk —Madyan—, maka engkau menetap selama bertahun-tahun di tengah mereka, kemudian engkau datang dari —Madyan— pada waktu yang Kami takdirkan bagi pengutusanmu sebagai kedatangan yang selaras dengan takdir Allah dan kehendak-Nya, dan urusan seluruhnya adalah milik Allah Tabaraka wa Ta'ala.