Nabi ﷺ mengembalikan urusan tersebut kepada Tuhannya Subhanahu wa Ta'ala seraya berkata: Tuhanku mengetahui perkataan di langit dan di bumi, dan Dia mengetahui apa yang kalian rahasiakan dari pembicaraan kalian, dan Dialah yang Maha Mendengar terhadap ucapan-ucapan kalian, lagi Maha Mengetahui terhadap keadaan-keadaan kalian. Dan di dalam hal ini terdapat ancaman bagi mereka serta janji hukuman.