Allah adalah Dzat yang hanya Dia yang berhak atas uluhiah dan ubudian. Dia Mahahidup dengan segala makna kehidupan yang sempurna, sesuai dengan keagungan-Nya, serta Maha Mengurusi segala sesuatu. Dia tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur. Segala yang ada di langit maupun di bumi adalah milik-Nya. Tiada seorang pun yang berani memberikan syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Ilmu-Nya meliputi segala yang ada, yang telah lalu, sekarang, maupun yang akan datang. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan para makluk mengenai hal-hal yang akan datang maupun apa yang ada di belakang mereka mengenai perkara-perkara yang telah berlalu. Tidak ada seorang pun di antara para makhluk yang mengetahui hal itu sedikit pun,kecuali berkenaan dengan apa yang telah Allah beritahukan kepadanya. Kursi-Nya seluas langit dan bumi. Kursi adalah tempat telapak kaki Rabb Jalla Jalaluhu. Tidak ada yang mengetahui “bagaimananya” kecuali Allah. Allah tidak merasa berat untuk menjaga keduanya. Dia Mahatinggi dengan Dzat dan sifat-Nya atas seluruh makhluk-Nya, yang menghimpun seluruh sifat keagungan dan keangkuhan. Ini adalah ayat paling agung di dalam Al-Qur’an, yang dinama-kan “Ayat Kursi”.