Wahai sekalian manusia telah diberikan sebuah perumpamaan maka dengarkanlah ia dan tadabburilah ia: Sesungguhnya berhala-berhala dan tandingan-tandingan yang kalian sembah selain Allah sekali-kali tidak akan kuasa walaupun mereka bersatu padu atas penciptaan seekor lalat saja, maka bagaimana mungkin dengan penciptaan apa yang ia lebih besar? Dan mereka pun tidak kuasa untuk mengambil kembali apa yang lalat rampas darinya, maka apakah setelah hal itu masih ada kelemahan? Maka keduanya adalah lemah secara bersamaan: lemah orang yang menuntut yaitu sembahan selain Allah untuk menyelamatkan apa yang diambil lalat darinya, dan lemah pula orang yang dituntut yaitu lalat, lantas bagaimana mungkin berhala-berhala dan tandingan-tandingan ini diambil sebagai tuhan-tuhan, padahal keadaannya dalam kenistaan seperti ini?