Kemudian Kami ciptakan nutfah tersebut menjadi 'alaqah, yakni: darah merah, lalu Kami ciptakan 'alaqah tersebut setelah empat puluh hari menjadi mudghah, yakni: sepotong daging seukuran apa yang dikunyah, kemudian Kami ciptakan mudghah yang lunak itu menjadi tulang-belulang, lalu Kami bungkus tulang-belulang itu dengan daging, kemudian Kami menjadikannya sebagai makhluk dalam rupa yang lain dengan meniupkan ruh padanya, maka Maha Suci Allah, Dzat yang membaguskan segala sesuatu yang Dia ciptakan.