Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhan mereka dan mendustakan rasul-rasul-Nya, amal perbuatan mereka yang mereka sangka bermanfaat bagi mereka di akhirat, laksana silaturahmi, pembebasan tawanan, dan lainnya, adalah laksana fatamorgana, yaitu apa yang disaksikan laksana air di atas tanah yang rata di waktu dhuha, yang mana orang yang dahaga menyangkanya sebagai air, namun apabila ia mendatanginya ia tidak mendapatinya sebagai air. Maka orang kafir menyangka bahwasanya amal-amalnya memberi manfaat baginya, namun apabila hari kiamat telah tiba ia tidak mendapati baginya pahala, dan ia mendapati Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa mengawasinya lalu Dia memenuhi bagi dia balasan amalnya secara utuh. Dan Allah Maha Cepat perhitungan-Nya, maka janganlah orang-orang bodoh menganggap lambat janji tersebut, karena sesungguhnya ia pasti harus datang.