Para penduduk negeri yang memiliki pepohonan rimbun yang melilit telah mendustakan utusan mereka, Syu'aib, dalam risalahnya, maka mereka dengan hal ini menjadilah orang-orang yang mendustakan bagi seluruh risalah. Saat Syu'aib berkata kepada mereka: Apakah kalian tidak takut akan hukuman Allah atas kesyirikan kalian dan maksiat-maksiat kalian? Sesungguhnya aku adalah utusan dari Allah kepada kalian demi hidayah kalian, lagi terpercaya atas apa yang Allah wahyukan dengannya kepadaku berupa risalah, maka waspadalah kalian terhadap hukuman Allah, dan patuhilah apa yang aku ajak kalian kepadanya berupa hidayah Allah; agar kalian mendapat petunjuk, serta aku tidaklah meminta kepada kalian atas dakwahku kepada kalian menuju iman kepada Allah akan suatu balasan pun, tidaklah balasanku melainkan hanyalah tanggungan Tuhan semesta alam.