Maka menjadilah Musa di kota Firaun dalam keadaan takut seraya menanti berita-berita dari apa yang dibicarakan oleh manusia dalam urusannya dan urusan orang yang terbunuh olehnya, lalu beliau melihat kawannya yang kemarin sedang berkelahi dengan orang Qibthi lainnya, dan ia meminta pertolongan dari beliau, Musa berkata kepadanya: Sesungguhnya engkau benar-benar orang yang banyak kesesatannya lagi nyata penyimpangannya.