Ali Imran
Ketika masa kehamilannya sudah sempurna, lalu ia melahirkan bayinya maka ia berkata, “Wahai Rabbku, sesungguhnya aku melahirkannya berjenis kelamin wanita; yang tentu saja tidak pantas berkhidmat di Baitul Maqdis.” Allah lebih tahu tentang anak yang dilahirkannya. Kelak Allah akan menjadikannya sebagai wanita yang memiliki kedudukan yang tinggi. Selanjutnya ia berkata, “Namun laki-laki yang memang saya inginkan untuk bisa berkhidmat (memberikan pelayanan) itu tidaklah seperti wanita. Sebab, laki-laki itu lebih kuat dan lebi teguh untuk berkhidmat daripada wanita. Aku namakan ia Maryam. Dan sesungguhnya aku memohonkan perlindungan kepada-Mu untuknya dan juga keturunanya dari setan yang terusir dari rahmat-Mu.”