Apakah para pendusta Allah yang lalai dari akhirat ini tidak berjalan di muka bumi dengan perjalanan perenungan dan pengambilan ibrah, sehingga mereka menyaksikan bagaimanakah dahulu balasan umat-umat yang mendustakan rasul-rasul Allah laksana 'Aad dan Thamud? Padahal mereka itu dahulu adalah orang-orang yang lebih kuat jasadnya daripada para pendusta Makkah, serta lebih kuasa atas penikmatan dengan kehidupan sekira mereka mengolah bumi dan menanaminya, serta membangun istana-istana dan menempatinya, sehingga mereka memakmurkan dunia mereka lebih banyak daripada apa yang penduduk —Makkah— makmurkan bagi dunia mereka, namun pemakmuran mereka maupun panjangnya durasi mereka tidaklah memberi manfaat bagi mereka, padahal telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa hujah-hujah yang nyata dan bukti-bukti yang terang, namun mereka mendustakan para rasul tersebut sehingga Allah membinasakan mereka, dan Allah sekali-kali tidak menzalimi mereka dengan pembinasaan tersebut, hanyalah mereka yang telah menzalimi diri mereka sendiri dengan kesyirikan dan kemaksiatan.