Bahkan orang-orang musyrik itu mengikuti hawa nafsu mereka dengan cara bertaklid kepada bapak-bapak mereka tanpa adanya ilmu, sehingga mereka menyertai bapak-bapak itu dalam kebodohan dan kesesatan, padahal tidak ada seorang pun yang kuasa atas pemberian hidayah kepada orang yang telah Allah sesatkan dikarenakan sebab keterlaluannya di dalam kekafiran dan pembangkangan, serta tidak ada bagi mereka para penolong yang dapat membebaskan mereka dari azab Allah.