Karena sesungguhnya engkau —wahai Rasul— tidak kuasa memperdengarkan kepada orang yang telah mati hatinya, atau orang yang menyumbat telinganya dari pendengaran akan kebenaran, maka janganlah engkau gundah dan janganlah bersedih atas ketiadaan iman orang-orang musyrik ini kepadamu, karena sesungguhnya mereka itu laksana orang tuli dan orang mati yang tidak mendengar, dan tidak pula menyadari walaupun keberadaan mereka hadir, maka bagaimana mungkin apabila keberadaan mereka gaib darimu dalam keadaan berpaling?