Dan tidaklah sama antara orang-orang yang hidup hatinya dengan keimanan dengan orang-orang yang mati hatinya dengan kekafiran. Sesungguhnya Allah memperdengarkan kepada siapa yang Dia kehendaki dengan pendengaran pemahaman dan penerimaan, dan tidaklah engkau —wahai Rasul— sebagai orang yang dapat memperdengarkan siapa yang ada di dalam kubur, maka sebagaimana tidak bisa didengar orang mati di dalam kubur mereka maka begitulah pula tidak bisa didengar orang-orang kafir ini dikarenakan matinya hati mereka, tidaklah engkau melainkan hanyalah seorang pemberi peringatan bagi mereka akan kemurkaan Allah dan hukuman-Nya.