Dan orang yang mengingkari kebangkitan itu membuat bagi Kami sebuah perumpamaan yang tidak selayaknya dibuat, yaitu penyetaraan kekuasaan Sang Pencipta dengan kemampuan makhluk, padahal ia melupakan awal penciptaannya, ia berkata: Siapakah yang menghidupkan tulang belulang yang telah hancur lagi lumat?