Dan engkau melihat —wahai Nabi— para malaikat dalam keadaan mengepung di sekeliling Arsy Ar-Rahman, mereka mensucikan Tuhan mereka dari segala sesuatu yang tidak layak bagi-Nya, padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memutuskan di antara para makhluk dengan kebenaran dan keadilan, lalu Dia menempatkan ahli iman ke surga, dan ahli kekafiran ke neraka, dan dikatakan: Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam) atas perkara yang Dia putuskan dengannya di antara penduduk surga dan penduduk neraka, sebagai pujian atas karunia dan ihsan, serta pujian atas keadilan dan hikmah.