Dan ingatlah —wahai Rasul bagi kaummu— saat Isa putra Maryam berkata kepada kaumnya: Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian, dalam keadaan membenarkan bagi apa yang datang sebelumku berupa Taurat, dan sebagai saksi dengan kejujuran utusan yang akan datang setelahku yang namanya —Ahmad—, dialah Muhammad ﷺ, serta sebagai penyeru menuju pembenaran kepadanya, maka tatkala Muhammad ﷺ mendatangi mereka dengan membawa ayat-ayat yang nyata, mereka berkata: Ini adalah sihir yang nyata.