Dan apabila engkau melihat menuju orang-orang munafik ini niscaya keadaan fisik mereka serta pemandangan mereka mengagumkanmu, dan jika mereka berbicara niscaya engkau mendengarkan bagi pembicaraan mereka; dikarenakan kefasihan lisan-lisan mereka, padahal mereka itu —dikarenakan kekosongan hati mereka dari iman, serta akal mereka dari pemahaman dan ilmu yang bermanfaat— adalah laksana kayu-kayu yang disandarkan pada dinding, yang tidak ada kehidupan padanya, mereka menyangka setiap suara yang keras adalah jatuh menimpa atas mereka dan membahayakan bagi mereka; dikarenakan ilmu mereka dengan hakikat keadaan mereka, serta dikarenakan sangatnya sifat pengecut mereka, maupun kegentaran yang telah menguasai atas hati mereka, mereka itulah musuh-musuh yang hakiki yang sangat keras permusuhannya bagimu dan bagi orang-orang mukmin, maka ambillah kewaspadaanmu dari mereka, semoga Allah menghinakan mereka dan mengusir mereka dari rahmat-Nya, bagaimanakah mungkin mereka dipalingkan dari kebenaran menuju perkara yang mereka ada di dalamnya berupa kenifakan dan kesesatan?