Tidaklah menimpa seseorang sesuatu pun dari hal yang dibenci yang jatuh menimpanya melainkan dengan izin Allah, ketetapan-Nya, serta takdir-Nya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia membimbing hatinya untuk berserah diri bagi perintah-Nya dan rida dengan ketetapan-Nya, serta Dia membimbingnya bagi sebaik-baik perkataan, perbuatan, maupun keadaan; karena sesungguhnya asal hidayah itu adalah bagi hati, sedangkan anggota tubuh adalah pengikut. Dan Allah terhadap segala sesuatu Maha Mengetahui, tidak ada sesuatu pun dari hal itu yang tersembunyi bagi-Nya.