Maka apakah orang yang berjalan dalam keadaan tertelungkup di atas wajahnya yang tidak menyadari ke mana ia menempuh jalan dan tidak pula bagaimanakah ia pergi, adalah lebih lurus di atas jalan dan lebih terpimpin, ataukah orang yang berjalan dalam keadaan tegak lagi berdiri tegak perawakannya dalam keadaan selamat di atas jalan yang nyata yang tidak ada kebengkokan di dalamnya? Dan ini adalah sebuah perumpamaan yang Allah buat bagi orang kafir dan orang mukmin.