Pada hari kiamat urusan menjadilah dahsyat dan sulit kengeriannya, dan Allah Ta'ala datang demi ketegasan keputusan hukum di antara para makhluk, lalu Dia menyingkap dari betis-Nya yang Mulia yang tidak ada yang menyerupainya sesuatu pun, bersabda ﷺ: Tuhan kami menyingkap dari betis-Nya, lalu bersujud bagi-Nya setiap mukmin laki-laki dan perempuan, dan tetaplah orang yang dahulu bersujud di dunia; sebagai bentuk riya dan mencari popularitas, maka ia pergi untuk bersujud, namun punggungnya kembali menjadi satu kepingan rata (yang kaku) —diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.