Sebagian dari orang Yahudi gemar merubah-rubah firman Allah dan memalsukannya dengan kebohongan atas nama Allah. Mereka berkata kepada Rasul ﷺ: “Kami dengar, tapi kami tidak taat”, dan “Dengarkan kami – padahal kami tidak ingin didengar”, dan berkata “Ra‘ina” – padahal yang mereka maksud adalah celaan dalam bahasa mereka, sambil memelintir perkataan dan niat mereka untuk menghina agama.