Maka pendorong apakah yang mendorong orang-orang kafir ini menuju bahwasanya mereka berjalan ke arahmu —wahai Rasul— dalam keadaan bersegera, padahal mereka sungguh telah menjulurkan leher-leher mereka kepadamu seraya menghadap dengan pandangan mereka kepadamu, dalam keadaan berkumpul di sebelah kananmu dan di sebelah kirimu sebagai kelompok-kelompok yang banyak dan golongan-golongan yang terpisah-pisah seraya mereka berbicara dan merasa heran? Apakah setiap orang di antara orang-orang kafir ini berkeinginan agar Allah memasukkannya ke dalam surga kenikmatan yang senantiasa abadi? Urusannya tidaklah sebagaimana yang mereka inginkan, karena sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan memasukinya. Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari perkara yang mereka ketahui berupa air yang nista laksana orang selain mereka, namun mereka tidak beriman, maka dari manakah mereka mendapatkan kemuliaan dengan masuknya ke surga kenikmatan?