Dan seandainya Kami menjadikan Rasul yang diutus kepada mereka adalah seorang malaikat saat mereka tidak merasa yakin dengan Muhammad ﷺ, niscaya Kami pasti menjadikan malaikat tersebut dalam rupa manusia, agar mereka mampu untuk mendengar darinya dan mengajaknya bicara; karena tidaklah dalam kemampuan mereka untuk melihat malaikat dalam rupa malaikatnya, dan seandainya malaikat itu datang dalam rupa seorang lelaki niscaya urusan itu akan menjadi samar atas mereka, sebagaimana urusan Muhammad ﷺ telah menjadi samar atas mereka.