Dan demikianlah Allah Ta'ala menguji sebagian hamba-Nya dengan sebagian lainnya dengan perbedaan jatah mereka berupa rezeki serta akhlak, maka Allah menjadikan sebagian mereka kaya dan sebagian lainnya fakir, serta sebagian mereka kuat dan sebagian lainnya lemah, lalu Dia membuat sebagian mereka butuh pada sebagian lainnya sebagai ujian dari-Nya bagi mereka dengan hal itu; agar orang-orang kafir yang kaya berkata: Apakah orang-orang lemah ini yang Allah anugerahkan nikmat kepada mereka dengan hidayah menuju Islam di antara kita? Bukankah Allah Ta'ala adalah Dzat yang paling mengetahui dengan siapa saja yang mensyukuri nikmat-Nya, lalu Dia memberi mereka taufik menuju hidayah bagi agama-Nya?