Katakanlah —wahai Rasul kepada orang-orang musyrik ini—: Sesungguhnya aku berada di atas mata hati yang jelas dari syariat Allah yang Dia wahyukan kepadaku, yaitu dengan memurnikan-Nya semata dalam ibadah, padahal kalian telah mendustakan hal ini, dan bukanlah dalam kekuasaanku penurunan azab yang kalian minta disegerakan dengannya, dan tidaklah keputusan dalam penundaan hal itu melainkan hanya kepada Allah Ta'ala, Dia menceritakan kebenaran, dan Dialah sebaik-baik Dzat yang memisahkan antara yang hak dengan yang batil dengan ketetapan-Nya serta hukum-Nya.