Dan tidaklah orang-orang musyrik ini mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya pengagungan; saat mereka mengingkari keberadaan Allah Ta'ala telah menurunkan kepada salah seorang pun dari manusia sesuatu pun dari wahyu-Nya. Katakanlah kepada mereka —wahai Rasul—: Jika urusannya adalah sebagaimana yang kalian sangka, maka siapakah yang telah menurunkan Kitab yang dibawa oleh Musa kepada kaumnya sebagai cahaya bagi manusia serta hidayah bagi mereka? Kemudian khitab diarahkan kepada Yahudi sebagai gertakan bagi mereka dengan firman-Nya: Kalian jadikan Kitab ini dalam lembaran-lembaran kertas yang terpisah, kalian tampakkan sebagiannya, dan kalian sembunyikan banyak darinya, dan termasuk di antara apa yang mereka sembunyikan adalah pemberitahuan tentang sifat Muhammad ﷺ serta kenabiannya, padahal Allah telah mengajarkan kalian wahai sekalian orang Arab melalui Al-Qur'an —yang Dia turunkan kepada kalian, di dalamnya terdapat berita orang sebelum kalian serta orang setelah kalian, dan apa yang terjadi setelah kematian kalian— suatu perkara yang kalian tidak mengetahuinya tidak pula bapak-bapak kalian. Katakanlah: Allah-lah yang telah menunkannya, kemudian biarkanlah mereka di dalam pembicaraan batil mereka dalam keadaan hanyut lagi bermain-main.