Ketika Al-Qur’an telah datang kepada mereka dari sisi Allah, yang membenarkan apa yang sudah ada pada diri mereka -yaitu Taurat- maka mereka mengingkarinya, di samping juga mengingkari kenabian Muhammad. Padahal sebelum beliau di utus, mereka memohon kemenangan melalui beliau dalam menghadapi kaum musyrik Arab. Mereka mengatakan, “Telah dekat waktu pengutusan Nabi Akhir Zaman. Kami akan mengikuti beliau dan akan memerangi kalian bersama beliau.” Namun ketika rasul yang telah mereka kenal sifat dan kebenarannya itu datang kepada mereka, ternyata mereka mengingkari serta mendustakannya. Maka lakanat Allah itu berlaku bagi setiap orang kafir terhadap Nabi Allah dan Rasul-Nya, Muhammad, serta mengingkari kitab yang diwahyukan Allah kepada beliau.