Orang-orang kafir tersebut adalah mereka yang dahulu selalu berpaling dari jalan Allah yang lurus, dan mereka menghalang-halangi manusia dari menempuhnya, serta mereka menginginkan agar jalan tersebut menjadi bengkok hingga ia tidak jelas bagi seorang pun, padahal mereka terhadap akhirat —beserta apa yang ada di dalamnya— adalah orang-orang yang mengingkari.