Buku Putih Churchill Menjelaskan Ketentuan Deklarasi Balfour



الكتاب الأبيض (تشرتشل)، 1922، يوضح بنود وعد بلفور

Timeline Palestina: Buku Putih (Churchill), 1922, Menjelaskan Ketentuan Deklarasi Balfour

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Timeline Palestina: Buku Putih Churchill, 1922 ini termasuk dalam Kategori Tarikh Islam

TIMELINE PALESTINA LENGKAP dapat anda akses di https://rezaervani.com/timeline/

Tahun 3 Juni 1922
Pihak yang Terlibat Inggris (Pemerintah)
Lokasi Inggris Raya

في الوقت الذي يجهد الوفد الفلسطيني في لندن لعرض أسباب معارضته وعد بلفور ، يصدر ونستون تشرتشل ، وزير الدولة لشؤون المستعمرات حينذاك، الكتاب الأبيض الذي يفصّل فيه الفهم البريطاني للوعد. فيذكر أن الإعلان لا يرتئي تحويل فلسطين “برمتها” إلى وطن قومي يهودي، بل أن مثل هذا الوطن يجب أن يؤسّس “في فلسطين”.

Pada saat delegasi Palestina di London sedang berupaya memaparkan alasan penolakan mereka terhadap Deklarasi Balfour, Winston Churchill, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Negara Urusan Koloni, menerbitkan Buku Putih (White Paper) yang merinci pemahaman Inggris terhadap janji tersebut. Buku tersebut menyatakan bahwa deklarasi itu tidak bermaksud mengubah “seluruh” Palestina menjadi tanah air nasional Yahudi, melainkan bahwa tanah air tersebut harus didirikan “di Palestina”.

ومع ذلك، يؤكّد الكتاب الأبيض أن وجود اليهود في فلسطين هو “حق وليس منّةً”، ويوضّح أن الالتزام البريطاني بالوطن القومي لليهود يستتبع أن تتمكن الطائفة اليهودية في فلسطين من زيادة عدد أفرادها عن طريق الهجرة. 

Namun demikian, Buku Putih menegaskan bahwa keberadaan orang Yahudi di Palestina adalah sebuah “hak dan bukan karena belas kasihan”, serta menjelaskan bahwa komitmen Inggris terhadap tanah air nasional Yahudi menuntut komunitas Yahudi di Palestina mampu meningkatkan jumlah anggotanya melalui migrasi.

ومن أجل الرد على تأكيد الوفد الفلسطيني بأن الالتزمات البريطانية (في مراسلات مكماهون ) بشأن الاستقلال العربي تشمل فلسطين أيضاً، يدّعي الكتاب الأبيض (زوراً)، في دفاعه عن وعد بلفور، أن الاستثناءات التي أشار إليها مكماهون لـ الشريف حسين كانت تتعلق بـ “ولاية بيروت وبـسنجق القدس المستقل”، وبالتالي “كانت فلسطين برمتها غربي نهر الأردن مستثناة من التزام السير هنري مكماهون”.

Guna menanggapi penegasan delegasi Palestina bahwa komitmen Inggris (dalam Korespondensi McMahon) mengenai kemerdekaan Arab juga mencakup Palestina, Buku Putih mengklaim (secara keliru) dalam pembelaannya terhadap Deklarasi Balfour, bahwa pengecualian yang dirujuk oleh McMahon kepada Syarif Husain berkaitan dengan “Vilayet Beirut dan Sanjak Yerusalem yang independen”, sehingga “seluruh Palestina di sebelah barat Sungai Yordania dikecualikan dari komitmen Sir Henry McMahon.”

Sumber : PalQuest

Timeline Palestina | Buku Putih Churchill | 1922 | Deklarasi Balfour | Winston Churchill | Korespondensi Hussein-McMahon | Mandat Inggris | Migrasi Yahudi



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.