Hukum Menyuguhkan Pembatal Puasa kepada Non-Muslim



حكم تقديم المفطرات لغير المسلم في نهار رمضان

Hukum Menyuguhkan Pembatal Puasa kepada Non-Muslim di Siang Hari Ramadhan

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Hukum Menyuguhkan Pembatal Puasa kepada Non-Muslim di Siang Hari Ramadhan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah

السؤال:

Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته توجد عندنا جارة مسيحية، وتأتي لزيارتنا أحيانا وتزورنا أيضا في رمضان، سؤالي هو: هل يجوز لنا أن نقدم لها الضيافة مثل الشاي أو قهوة؟ بارك الله فيكم.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami memiliki seorang tetangga Kristen, ia terkadang datang berkunjung kepada kami dan juga berkunjung di bulan Ramadhan. Pertanyaan saya adalah: Apakah boleh bagi kami menyuguhkan hidangan (keramahtamahan) kepadanya seperti teh atau kopi? Semoga Allah memberkahi kalian.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: فلا حرج في الإحسان إلى الكفار المسالمين، ويتأكد ذلك إذا كانوا جيرانا، كما سبق أن بينا في الفتوى الأخرى هنا . 

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du: Tidak ada halangan untuk berbuat baik kepada orang kafir yang damai, dan hal ini lebih ditekankan jika mereka adalah tetangga, sebagaimana telah kami jelaskan sebelumnya dalam fatwa lain disini

وبهذا تعلم أخي مشروعية ضيافة هذه الجارة المسيحية، لكن عليك أن تعلم أنه لا يجوز لك الجلوس معها ولا تقديم القهوة لها، وإنما تتولى ذلك زوجتك أو أختك أو نحوهما من محارمك، 

Dengan ini, Anda mengetahui—wahai saudaraku—tentang pensyariatan (bolehnya) menerima tamu tetangga Kristen ini. Akan tetapi, Anda harus mengetahui bahwa tidak diperbolehkan bagi Anda untuk duduk bersamanya maupun menyuguhkan kopi kepadanya secara langsung; melainkan hal itu hendaknya dilakukan oleh istri Anda, saudara perempuan Anda, atau mahram Anda lainnya.

وذلك لأن هذه المرأة أجنبية عنك، ولأنها في الغالب ربما تكون غير محجبة. أما تقديم الشاي أو غيره من المفطرات في نهار رمضان فإنه لا يجوز، كما سبق أن ذكرنا في الفتوى الأخرى هنا 

Hal itu dikarenakan wanita tersebut adalah wanita asing (ajnabiyah) bagi Anda, dan karena biasanya kemungkinan besar ia tidak berhijab. Adapun menyuguhkan teh atau hal lainnya yang membatalkan puasa di siang hari Ramadhan, maka sesungguhnya hal itu tidak diperbolehkan, sebagaimana telah kami sebutkan sebelumnya dalam fatwa lain disini :

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.