Hukum Berdagang Salib



حكم المتاجرة بالصلبان

Hukum Berdagang Salib

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Hukum Berdagang Salib ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah

السؤال:

Pertanyaan:

ما حكم بيع الصلبان في المحلات التجارية للأجانب؟

Apa hukum menjual salib di toko-toko komersial kepada orang asing?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد: فإن الصلبان لا يجوز للمسلم تعليقها في محله، لا للزينة ، ولا للمتاجرة فيها، لا للأجانب – الكفار – ولا لغيرهم،

Segala puji bagi Allah, selawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du: Sesungguhnya salib-salib tidak diperbolehkan bagi seorang Muslim untuk menggantungkannya di tokonya, tidak untuk hiasan dan tidak pula untuk diperdagangkan, baik kepada orang asing —orang kafir— maupun kepada selain mereka.

ففي الحديث المتفق عليه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم حرم بيع الخمر والميتة والخنزير والأصنام، فكما لا يجوز بيع الخمر والخنزير والأصنام للكفار، فكذلك لا يجوز بيع الصلبان ، وهو من أخص شعائرهم . والله أعلم.

Hal ini dikarenakan dalam hadis yang disepakati kesahihannya (muttafaq ‘alaih) bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengharamkan penjualan khamar, bangkai, babi, dan berhala. Maka sebagaimana tidak diperbolehkan menjual khamar, babi, dan berhala kepada orang kafir, demikian pula tidak diperbolehkan menjual salib, karena ia merupakan salah satu syiar mereka yang paling khusus. Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.