Tekad Membutuhkan Kejujuran, dan Kejujuran Membutuhkan Ujian (3)



طريق المسلم إلى الله قبل رمضان

العزم يحتاج إلى صدقٍ، والصدق يحتاج إلى ابتلاء

Jalan Muslim Menuju Allah Sebelum Ramadhan

Tekad Membutuhkan Kejujuran, dan Kejujuran Membutuhkan Ujian (Bagian Ketiga)

Oleh : Dr. Haitham bin Abdul Mun’im bin Al-Gharib Saqr

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Tekad Membutuhkan Kejujuran dan Kejujuran Membutuhkan Ujian ini masuk dalam kategori Tazkiyatun Nafs

العزم يحتاج إلى صدقٍ، والصدق يحتاج إلى ابتلاء:

Tekad Membutuhkan Kejujuran, dan Kejujuran Membutuhkan Ujian:

هناك حقيقة قاسية: أن كل عزم حقيقي سيُبتلى.

Ada sebuah hakikat yang keras: bahwa setiap tekad yang nyata pasti akan diuji.

فإذا عزمتَ على ترك معصية، جاءك الابتلاء.
وإذا عزَمتَ على الطاعة، جاءك التثبيط.
وإذا عزَمتَ على التوبة، وقَف لك الشيطان والنفس والهوى.
والابتلاء هنا ليس لإفشالك، بل لإظهار صدقك.

Jika engkau bertekad untuk meninggalkan maksiat, maka ujian akan datang kepadamu.
Jika engkau bertekad untuk melakukan ketaatan, maka pelemahan semangat akan datang kepadamu.
Dan jika engkau bertekad untuk bertobat, maka setan, nafsu, dan hawa nafsu akan menghadangmu.
Ujian di sini bukan untuk menggagalkanmu, melainkan untuk menampakkan kejujuranmu.

﴿ أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ ﴾ [آل عمران: ١٤٢]

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (Surah Ali Imran ayat 142)

الإرادة الحقيقية لا تُعرف إلا عند المصادمة.

Kehendak yang nyata tidak akan diketahui kecuali saat terjadi benturan (dengan rintangan).

بين العزم الحقيقي والعزم الكاذب:

Antara Tekad Nyata dan Tekad Palsu:

العزم نوعان:

Tekad itu ada dua jenis:

عزمٌ حقيقي: وهو العزم الذي يترتَّب عليه عملٌ، ومن علاماته:
* أن يكون مقرونًا بمجاهدة.
* أن يَصبِر العبد على الابتلاء.
* أن يَثبُت العبد عند الفتور.
* أن يُخرج العبد من عادته إلى حالٍ أفضل.

1. Tekad Nyata: Yaitu tekad yang diikuti dengan amal nyata. Di antara tanda-tandanya adalah:

  • Disertai dengan kesungguhan (mujahadah).
  • Hamba tersebut bersabar atas ujian.
  • Hamba tersebut tetap teguh saat datangnya masa futur (lemah semangat).
  • Mengeluarkan hamba tersebut dari kebiasaannya menuju keadaan yang lebih baik.

عزمٌ كاذب: وهو الذي يَطير مع أول ريحٍ، ويَختفي مع أول امتحان، ومن علاماته:
* أن يبقى الكلام أكبرَ من العمل.
* أن يكتفي صاحبه بالثناء على أهل الطاعة.
* أن يستمرَّ في التسويف.
* أن يُعجَب بنفسه وهو لم يفعل شيئًا.

2. Tekad Palsu: Yaitu tekad yang terbang bersama hembusan angin pertama dan menghilang pada ujian pertama. Di antara tanda-tandanya adalah:

  • Perkataan tetap lebih besar daripada perbuatan.
  • Pemiliknya hanya merasa cukup dengan memuji orang-orang yang taat.
  • Terus-menerus menunda-nunda (taswif).
  • Merasa kagum pada diri sendiri padahal ia belum melakukan apa pun.

العزم الصادق يدفَعك، والعزم الكاذب يُعجبك.
فالإنسان بين حرثٍ (عمل) وهَمٍّ (نيَّة)، فمن فقَدهما فقَد خيرًا كثيرًا.

Tekad yang jujur akan mendorongmu, sedangkan tekad yang palsu hanya akan membuatmu kagum (pada diri sendiri). Manusia itu berada di antara bercocok tanam (amal) dan niat (keinginan); maka barangsiapa yang kehilangan keduanya, ia telah kehilangan banyak kebaikan.

خطورة التسويف وتأجيل العزم:

Bahaya Menunda-nunda (Taswif) dan Menangguhkan Tekad:

التسويفُ هو أكبرُ سارقٍ للطريق؛ يستحيي العبد من المعصية، ويتألَّم مِن ضعف نفسه، لكنه يقول:
* سأبدأ غدًا.
* سألتزم بعد الامتحانات.
* سأَتوب بعد أن أرتِّب حياتي.
* سأستقيم حين أرتاح.

Menunda-nunda adalah pencuri jalan yang terbesar. Seorang hamba mungkin merasa malu dari maksiat dan merasa sakit karena kelemahan dirinya, namun ia berkata:

  • Aku akan mulai besok.
  • Aku akan berkomitmen setelah ujian.
  • Aku akan bertobat setelah aku menata hidupku.
  • Aku akan istiqamah saat aku sudah santai.

هذا الأسلوبُ في ميزان السير إلى الله عز وجl، أخطرُ من الذنب نفسه؛ لأن الذنب يدفع للتوبة، لكن التسويف يدفَع للغفلة؛ يُروى عن علي بن أبي طالب بإسناد ضعيف:

Metode seperti ini dalam timbangan perjalanan menuju Allah Azza wa Jalla lebih berbahaya daripada dosa itu sendiri; karena dosa mendorong untuk bertobat, sedangkan menunda-nunda mendorong kepada kelalaian. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib dengan sanad yang lemah:

«إنَّ أشدَّ ما أخافُ عليكم خَصْلتانِ: اتباعُ الهوى وطولُ الأملِ، فأما اتباعُ الهوى فإنَّهُ يصدُّ عن الحقِّ، وأما طولُ الأملِ فإنَّهُ الحبُّ للدنيا، ثم قال: ألا إنَّ اللهَ تعالَى يُعطي الدنيا مَن يُحبُّ ويبغضُ، وإذا أحبَّ عبدًا أعطاه الإيمانَ، ألا إنَّ للدينِ أبناءً، وللدنيا أبناءً، فكونوا من أبناءِ الدِّينِ، ولا تكونوا من أبناءِ الدنيا، ألا إنَّ الدنيا قد ارتحلتْ مُولِّيةً، ألا إنَّ الآخرةَ قد ارتحلت مُقبلةً، ألا وإنَّكم في يومِ عملٍ ليس فيه حسابٌ، ألا وإنكم تُوشكونَ في يومِ حسابٍ ليس فيه عملٌ»؛ أخرجه ابن أبي شيبة (34495)، وأبو داود في «الزهد» (116)، وابن أبي الدنيا في «قصر الأمل» (3)، والبيهقي في «شعب الإيمان» (10129).

“Sesungguhnya hal yang paling aku takuti menimpa kalian adalah dua perkara: mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Adapun mengikuti hawa nafsu, ia akan menghalangi dari kebenaran. Adapun panjang angan-angan, ia adalah cinta dunia.” Kemudian beliau berkata: “Ketahuilah, sesungguhnya Allah Ta’ala memberikan dunia kepada orang yang Dia cintai dan yang Dia benci, namun jika Dia mencintai seorang hamba, Dia memberinya iman. Ketahuilah, sesungguhnya agama memiliki anak-anak (pengikut), dan dunia pun memiliki anak-anak. Maka jadilah anak-anak agama, dan janganlah menjadi anak-anak dunia. Ketahuilah, dunia telah pergi menjauh, dan akhirat telah datang mendekat. Ketahuilah, sesungguhnya kalian hari ini berada di hari beramal yang tidak ada hisab di dalamnya, dan ketahuilah bahwa kalian hampir berada di hari hisab yang tidak ada amal di dalamnya.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah [34495], Abu Dawud dalam Az-Zuhd [116], Ibnu Abi Dunya dalam Qashrul Amal [3], dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman [10129])

Kembali ke bagian sebelumnya | Bersambung ke bagian berikutnya in sya Allah

Sumber : Alukah



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.