لا تجزئ الصلاة إن كانت قبل دخول الوقت
Shalat Tidak Sah Jika Dilakukan Sebelum Masuk Waktunya
Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu
Artikel Shalat Tidak Sah Jika Dilakukan Sebelum Masuk Waktunya ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah
السؤال:
Pertanyaan:
ما حكم صلاة من صلى قبل حلول ميعاد الصلاة،ثم سمع بعد ذلك اذان نفس الصلاة؟
Apa hukum shalat bagi orang yang melakukan shalat sebelum tiba waktu shalat, kemudian setelah itu ia mendengar adzan untuk shalat yang sama?
الإجابــة:
Jawaban :
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:
Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:
فلقد حدد الله تعالى لكل صلاة وقتاً تؤدى فيه، لا تقدم عليه ولا تؤخر عنه بغير عذر، كالتأكد من دخول الوقت، والتحقق من غروب الشمس.
Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menetapkan bagi setiap shalat waktu untuk menunaikannya, yang tidak boleh didahulukan atau diakhirkan darinya tanpa udzur, seperti memastikan masuknya waktu dan memastikan terbenamnya matahari.
قال تعالى:.
Allah Ta’ala berfirman :
( إن الصلاة كانت على المؤمنين كتاباً موقوتاً ) [النساء: ١٠٣]
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” [An-Nisa: 103].
وقد بين النبي صلى الله عليه وسلم وقت كل صلاة ابتداء وانتهاء، فمن صلى صلاة قبل دخول وقتها لم تجزئه وعليه إعادتها بعد دخول الوقت
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan awal dan akhir waktu setiap shalat. Maka barangsiapa yang melaksanakan shalat sebelum masuk waktunya, shalat tersebut tidaklah sah baginya dan ia wajib mengulanginya setelah masuk waktu.
والوقت المقصود هنا هو الوقت الذي حدده الشارع، فوقت الظهر من زوال الشمس إلى أن يصير ظل كل شيء مثله من غير ظل الزوال،
Waktu yang dimaksud di sini adalah waktu yang telah ditentukan oleh pembuat syariat (Asy-Syari’). Waktu Zhuhur dimulai dari tergelincirnya matahari hingga bayangan setiap benda menjadi sama panjang dengan benda aslinya di luar bayangan saat matahari tepat di atas (zawal).
ووقت صلاة العصر من حين انتهاء وقت صلاة الظهر إلى أن يصير ظل كل شيء مثليه من غير ظل الزوال، ويمتد وقتها إلى غروب الشمس في حال الضرورة،
Waktu shalat Ashar dimulai dari berakhirnya waktu Zhuhur hingga bayangan setiap benda menjadi dua kali panjang bendanya di luar bayangan zawal, dan waktunya terus memanjang hingga terbenamnya matahari dalam kondisi darurat.
ووقت صلاة المغرب من مغيب الشمس إلى مغيب حمرة الشفق، و
Waktu shalat Maghrib dimulai dari terbenamnya matahari hingga hilangnya mega merah (syafaq).
وقت صلاة العشاء من مغيب الشفق، إلى مضي ثلث الليل، ويمتد وقتها إلى طلوع الفجر الصادق في حال الضرورة، ووقت صلاة الصبح من طلوع الفجر الصادق إلى طلوع الشمس .
Waktu shalat Isya dimulai dari hilangnya syafaq hingga berlalunya sepertiga malam, dan waktunya memanjang hingga terbitnya fajar shadiq dalam kondisi darurat. Sedangkan waktu shalat Subuh dimulai dari terbitnya fajar shadiq hingga terbitnya matahari.
وهكذا حدد الشارع مواقيت الصلوات فإن عرفتها بهذا فبها ونعمت، وإلا فارجع إلى أهل الخبرة، أو إلى مؤذن مسجد الحي أو إمامه، أو إلى أحد التقاويم الموثوق بها.
Demikianlah pembuat syariat menentukan waktu-waktu shalat. Jika Anda mengetahuinya dengan tanda-tanda ini maka itulah yang terbaik, jika tidak maka kembalilah kepada orang yang ahli, atau kepada muadzin masjid di lingkungan Anda atau imamnya, atau kepada salah satu kalender (jadwal shalat) yang tepercaya.
وننبهك إلى أن العبرة تكون بدخول الوقت الفعلي للصلاة، لا بالأذان فقط، فلو تأخر الآذان عن الوقت فلا يؤثر ذلك على صحة صلاة من صلى قبل الآذان ما دام قد صلى بعد دخول الوقت، كما ننبه إلى أن من قدم الصلاة على وقتها، فإن ذمته لا تبرأ منها، بل يجب عليه أداؤها في الوقت.
Dan kami mengingatkan Anda bahwa patokannya adalah masuknya waktu shalat yang sebenarnya, bukan hanya pada adzan saja. Seandainya adzan terlambat dari waktunya, hal tersebut tidak mempengaruhi sahnya shalat orang yang shalat sebelum adzan selama ia melakukannya setelah masuk waktu. Kami juga mengingatkan bahwa barangsiapa yang mendahulukan shalat sebelum waktunya, maka tanggung jawabnya belum gugur, melainkan ia wajib menunaikannya di dalam waktu tersebut.
والله أعلم.
Wallahu a’lam.
Sumber : IslamWeb
Leave a Reply