Tidak Ada Larangan Puasa Sunnah Bagi Yang Berhutang Ramadhan



لا حرج في صيام التطوع لمن عليه قضاء من رمضان

Tidak Ada Larangan Puasa Sunnah Bagi Orang yang Memiliki Hutang Qadha Ramadhan

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Tidak Ada Larangan Puasa Sunnah Bagi Orang yang Memiliki Hutang Qadha Ramadhan ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Ibadah

السؤال:

Pertanyaan:

ما حكم صيام أيام الست من شوال ويوم عاشوراء على من عليه دين من رمضان؟ ولكم كل الشكر

Apa hukum puasa enam hari Syawal dan hari Asyura bagi orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan? Terima kasih banyak.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba’du:

فاختلف الفقهاء في حكم التطوع بالصوم قبل قضاء رمضان: فذهب الجمهور من الحنفية والمالكية والشافعية إلى جواز ذلك، لكن الحنفية يرونه جائزاً من غير كراهة، والمالكية والشافعية يقولون: هو جائز مع الكراهة. ودليل الجواز أن القضاء ليس واجباً على الفور.

Para fukaha berselisih pendapat mengenai hukum melakukan puasa sunnah (tathawwu’) sebelum menunaikan qadha Ramadhan. Mayoritas ulama dari kalangan Hanafiyah, Malikiyah, dan Syafi’iyah berpendapat bahwa hal itu diperbolehkan. Akan tetapi, Hanafiyah memandangnya boleh tanpa kemakruhan (makruh), sedangkan Malikiyah dan Syafi’iyah berpendapat bahwa hal itu boleh namun disertai kemakruhan. Dalil atas kebolehannya adalah bahwa qadha tidaklah wajib dilakukan secara segera (fauri).

وذهب الحنابلة إلى أنه يحرم التطوع بالصوم قبل قضاء رمضان، ولا يصح. وحجتهم في ذلك ما رواه أحمد من حديث أبي هريرة أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: “من صام تطوعاً وعليه من رمضان شيء لم يقضه فإنه لا يقبل منه حتى يصوم”.

Sedangkan kalangan Hanabilah berpendapat bahwa diharamkan melakukan puasa sunnah sebelum qadha Ramadhan, dan puasa tersebut tidak sah. Hujjah (argumen) mereka dalam hal ini adalah riwayat Ahmad dari hadits Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa sunnah sementara ia masih memiliki tanggungan (hutang) Ramadhan yang belum di-qadha, maka tidak akan diterima darinya sampai ia berpuasa (qadha) tersebut.”

لكنه حديث لا يصح لما فيه من الاضطراب كما قال ابن أبي حاتم، وفي إسناده ابن لهيعة وينضاف إلى ذلك أن في سياق الحديث ما هو متروك، فإنه قال في آخره: “ومن أدركه رمضان وعليه من رمضان آخر شيء لم يقبل منه” قاله في الشرح الكبير، ونقله البهوتي في كشاف القناع وهما من كتب الحنابلة.

Akan tetapi, hadits tersebut tidaklah shahih karena terdapat idhtirab (kekacauan riwayat) sebagaimana dinyatakan oleh Ibnu Abi Hatim. Dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahi’ah, ditambah lagi dalam redaksi hadits tersebut terdapat bagian yang ditinggalkan (tidak diamalkan), yaitu di bagian akhirnya yang berbunyi: “Dan barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan sementara ia masih memiliki hutang Ramadhan sebelumnya, maka tidak akan diterima darinya.” Hal ini disebutkan dalam kitab Asy-Syarh Al-Kabir dan dinukil oleh Al-Buhuti dalam Kasysyaf Al-Qina’, yang mana keduanya merupakan rujukan utama mazhab Hanbali.

والرواية الثانية عن الإمام أحمد: أن التطوع قبل القضاء يجوز ويصح، قال: المرداوي في الإنصاف: وهو الصواب. والراجح ما ذهب إليه الجمهور، وعليه فلا حرج في صيام الستة أو نحوها كيوم عاشوراء قبل صيام ما عليك من رمضان، لأن قضاء رمضان موسع فيه ، وصوم مثل هذه الأيام مضيق، فلا يدرك إن فات.

Riwayat kedua dari Imam Ahmad menyebutkan bahwa puasa sunnah sebelum qadha adalah boleh dan sah. Al-Mardawi berkata dalam Al-Inshaf: “Inilah pendapat yang benar.” Pendapat yang kuat (rajih) adalah apa yang dipegang oleh mayoritas ulama (Jumhur). Berdasarkan hal tersebut, maka tidak ada halangan untuk berpuasa enam hari Syawal atau yang semisalnya seperti hari Asyura sebelum melaksanakan kewajiban qadha Ramadhan. Hal ini dikarenakan waktu qadha Ramadhan bersifat longgar (muwassa’), sedangkan puasa pada hari-hari tertentu tersebut waktunya sempit (mudhayyaq) dan tidak dapat didapati lagi jika sudah terlewat. Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.