Peran Zakat dalam Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi (9)



دور الزكاة في تحقيق التنمية والانتعاش الاقتصاديين للبلدان الإسلامية

Peran Zakat dalam Mewujudkan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi bagi Negara-Negara Islam (Bagian Kesembilan)

Penulis:  Dr. Abdullah Muhammad Qadir Jibrail

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Peran Zakat dalam Mewujudkan Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi bagi Negara-Negara Islam ini masuk dalam Kategori Tsaqafah Islamiyyah

ب- حالات الانتعاش والرواج الاقتصاديين:

b- Kondisi Pemulihan dan Kemakmuran Ekonomi:

في هذه الحالات تزداد إيرادات الزكاة مما يؤدي إلى ازدياد الطلب الكلي الفعال على السلع والخدمات المنتَجة، وعلى العمل في نفس الوقت في الاقتصاد الوطني، الذي يؤدي ازدياد الإنتاج الكلي، ومن ثم ازدياد العرض الكلي، ثم ازدياد الدخول الكلية لأفراد المجتمع الإسلامي، وانخفاض مستويات البطالة، وتبعًا لها ازدياد إيرادات الزكاة في حركة مستمرة في الاقتصاد الوطني للمرة الثانية والثالثة، وهكذا.

Dalam kondisi ini, pendapatan zakat meningkat sehingga menyebabkan peningkatan permintaan agregat yang efektif terhadap barang dan jasa yang diproduksi, serta terhadap lapangan kerja di saat yang sama dalam ekonomi nasional, yang mengakibatkan peningkatan produksi total, kemudian peningkatan penawaran agregat, lalu peningkatan pendapatan total anggota masyarakat Islam, dan penurunan tingkat pengangguran, yang diikuti dengan peningkatan pendapatan zakat dalam pergerakan yang berkelanjutan di dalam ekonomi nasional untuk kedua, ketiga kalinya, dan seterusnya.

أما أثر الزكاة على الاستقرار الاقتصادي، فإنه يكون في اتجاهين:

Adapun dampak zakat terhadap stabilitas ekonomi, maka hal itu terjadi dalam dua arah:

الأول: إن حصيلة الزكاة الموزَّعة على الفقراء والمساكين ترفع من الدخول النقدية لهاتين الطبقتين، فيزداد طلبهم الاستهلاكي، فيتحرك الاستثمار نحو الازدياد، فيتحرك العرض (الإنتاج) نحو الازدياد لمقابلة الطلب الجديد،

Pertama: Sesungguhnya hasil zakat yang didistribusikan kepada kaum fakir dan miskin meningkatkan pendapatan tunai bagi kedua kelas ini, sehingga permintaan konsumsi mereka meningkat, lalu investasi bergerak ke arah peningkatan, kemudian penawaran (produksi) bergerak ke arah peningkatan untuk memenuhi permintaan baru tersebut.

فيقود هذا إلى زيادة العمالة، ثم التشغيل التام للموارد الاقتصادية، والمحافظة على استقرار الأسعار، ويتحقق التوازن بين عرض السلع والخدمات المنتَجة والطلب عليها، ويزداد التشغيل مرة أخرى، وتزيد تبعًا لذلك فرص العمل الجديدة، مما يعني التطور والاستقرار الأكثر للاقتصاد الوطني، ثم كسر الحلقة المفرغة التخلفية التي تعاني منها البلدان النامية، ثم التوجه المستمر نحو التنمية والتطور الاقتصاديين.

Hal ini mengarah pada peningkatan penyerapan tenaga kerja, kemudian pendayagunaan penuh (full employment) sumber daya ekonomi, serta menjaga stabilitas harga. Keseimbangan antara penawaran barang dan jasa yang diproduksi dengan permintaannya pun tercapai, dan penyerapan tenaga kerja meningkat sekali lagi, yang diikuti dengan bertambahnya peluang kerja baru, yang berarti perkembangan dan stabilitas yang lebih besar bagi ekonomi nasional, kemudian memutus lingkaran setan keterbelakangan yang diderita oleh negara-negara berkembang, lalu menuju arah pembangunan dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.

الثاني: هذا الجانب يتعلق بدافعي الزكاة فَهُمْ في كافة الأحوال سواء كانت كسادًا أو رواجًا مضطرون لاستثمار أموالهم، ودفعها إلى مجالات الإنتاج كي لا تتناقص بفعل الزكاة، 

Kedua: Aspek ini berkaitan dengan para pembayar zakat, di mana dalam segala kondisi baik depresi maupun kemakmuran, mereka terpaksa untuk menginvestasikan harta mereka dan menyalurkannya ke sektor-sektor produksi agar harta tersebut tidak berkurang akibat zakat.

ويساهم هذا السلوك الدفاعي من قِبَلِ أصحاب رؤوس الأموال إلى ازدياد الاستثمارات الكلية في البلد الإسلامي، ثم ازدياد العرض الكلي من خلال ازدياد الإنتاج الكلي، ثم الوصول إلى التشغيل التام، ثم التوازن بين عرض السلع والخدمات المنتَجة والطلب عليها، ثم ازدياد التشغيل مرة أخرى، ثم ظهور فرص عمل جديدة، ثم استمرار هذه الحالة التوازنية، ثم تحقيق التطور والاستقرار الأكثر والمستديم لاقتصاد البلد الإسلامي، ثم كسر الحلقة المفرغة التخلفية التي تعاني منها البلدان النامية، ثم التوجه المستمر نحو التنمية والتطور الاقتصاديين.

Perilaku defensif dari para pemilik modal ini berkontribusi pada peningkatan investasi total di negara Islam, kemudian peningkatan penawaran agregat melalui peningkatan produksi total, lalu mencapai pendayagunaan penuh (full employment), kemudian keseimbangan antara penawaran barang dan jasa yang diproduksi dengan permintaannya, lalu peningkatan penyerapan tenaga kerja sekali lagi, kemudian munculnya peluang kerja baru, lalu keberlanjutan kondisi keseimbangan ini, kemudian pencapaian perkembangan serta stabilitas yang lebih besar dan berkelanjutan bagi ekonomi negara Islam, lalu memutus lingkaran setan keterbelakangan yang diderita oleh negara-negara berkembang, dan kemudian menuju arah pembangunan dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.

Alhamdulillah selesai rangkaian artikel 9 (Sembilan) Seri

Sumber : Alukah



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.