Pertemuan Nabi Muhammad dengan Para Nabi pada Malam Isra



لقاء النبي بالأنبياء ليلة الإسراء كانت روحا وجسدا

Pertemuan Nabi Muhammad dengan Para Nabi pada Malam Isra Terjadi dengan Ruh dan Jasad

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Pertemuan Nabi Muhammad dengan Para Nabi pada Malam Isra Terjadi dengan Ruh dan Jasad ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Shalat

السؤال:

Pertanyaan:

هل صلى النبي بالأنبياء في المسجد الأقصى أرواحا فقط أم كانوا بأرواحهم وأجسادهم في رحلة الإسراء؟ وجزاكم الله خيراً.

Apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat bersama para nabi di Masjidil Aqsa hanya dalam bentuk ruh saja, ataukah mereka hadir dengan ruh dan jasad mereka dalam perjalanan Isra? Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:

فإن النبي صلى الله عليه وسلم التقى بالأنبياء ليلة الإسراء والمعراج روحاً وجسداً وصلى بهم كذلك، دل على ذلك أحاديث كثيرة في الصحيحين وغيرهما من ذلك: ما رواه البخاري ومسلم عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:

Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu dengan para nabi pada malam Isra dan Mi’raj dengan ruh dan jasad, dan beliau pun shalat mengimami mereka dalam keadaan demikian. Hal ini ditunjukkan oleh banyak hadits dalam Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, dan selain keduanya. Di antaranya adalah apa yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“وَقَدْ رَأَيْتُنِي فِي جَمَاعَةٍ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ، فَإِذَا مُوسَى قَائِمٌ يُصَلِّي، فَإِذَا رَجُلٌ ضَرْبٌ جَعْدٌ كَأَنَّهُ مِنْ رِجَالِ شَنُوءَةَ، وَإِذَا عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ قَائِمٌ يُصَلِّي أَقْرَبُ النَّاسِ بِهِ شَبَهًا عُرْوَةُ بْنُ مَسْعُودٍ الثَّقَفِيُّ، وَإِذَا إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَامُ قَائِمٌ يُصَلِّي أَشْبَهُ النَّاسِ بِهِ صَاحِبُكُمْ -يَعْنِي نَفْسَهُ-، فَحَانَتِ الصَّلَاةُ، فَأَمَمْتُهُمْ فَلَمَّا فَرَغْتُ مِنَ الصَّلَاةِ قَالَ قَائِلٌ: يَا مُحَمَّدُ، هَذَا مَالِكٌ صَاحِبُ النَّارِ، فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، فالتفتُّ إِلَيْهِ فَبَدَأَنِي بِالسَّلَامِ”

“Sungguh aku telah melihat diriku berada di tengah sekelompok nabi. Tiba-tiba (aku melihat) Musa sedang berdiri melakukan shalat, ia adalah seorang laki-laki yang lurus (badannya) dan berambut ikal seakan-akan ia termasuk laki-laki dari suku Shanu’ah. Tiba-tiba (aku melihat) ‘Isa putra Maryam ‘alaihissalam sedang berdiri melakukan shalat, orang yang paling mirip dengannya adalah ‘Urwah bin Mas’ud ats-Tsaqafi. Tiba-tiba (aku melihat) Ibrahim ‘alaihissalam sedang berdiri melakukan shalat, orang yang paling mirip dengannya adalah sahabat kalian ini —maksudnya diri beliau sendiri—. Tatkala waktu shalat tiba, aku mengimami mereka. Setelah selesai shalat, ada yang berkata: ‘Wahai Muhammad, ini adalah Malik penjaga neraka, maka berilah salam kepadanya.’ Aku pun menoleh kepadanya, namun dialah yang lebih dahulu memberiku salam.”

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.