Hukum Berhutang untuk Mengeluarkan Zakat



حكم الاقتراض لإخراج الزكاة

Hukum Berhutang untuk Mengeluarkan Zakat

Alih Bahasa : Reza Ervani bin Asmanu

Artikel Hukum Berhutang untuk Mengeluarkan Zakat ini masuk dalam Kategori Tanya Jawab Fiqh Zakat

السؤال:

Pertanyaan:

يوجد لدي مبلغ سوف أحصل عليه فى ديسمبر، وأريد أن أخرج زكاة المال الخاصة بي كما تعودت وتعود مني من يحصل على الزكاة فى شهر رمضان المبارك، هل من الممكن أن اقترض المبلغ وأخرج الزكاة على أن أرد هذا المبلغ المقترض بعد حصولي على الدخل المنتظر؟

Saya memiliki sejumlah uang yang baru akan saya terima pada bulan Desember mendatang. Saya ingin mengeluarkan zakat harta saya sebagaimana kebiasaan saya dan kebiasaan para penerima zakat dari saya yang biasanya menerimanya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Apakah memungkinkan bagi saya untuk meminjam uang (berhutang) sejumlah nilai zakat tersebut lalu saya keluarkan zakatnya, dengan ketentuan saya akan melunasi pinjaman tersebut setelah saya mendapatkan penghasilan yang ditunggu itu?

الإجابــة:

Jawaban :

الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه، أما بعد:

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para shahabatnya. Amma ba’du:

فإن كنت لا تملكين هذا المال إلا في الشهر المذكور فليست فيه زكاة.

Jika Anda memang belum memiliki harta tersebut kecuali nanti pada bulan yang disebutkan (Desember), maka pada harta itu belum ada kewajiban zakat.

أما إن كنت تملكينه ولكن قبضه لا يتم إلا في الشهر المذكور، فإن كانت الجهة التي عندها مليئة غير مماطلة فتجب فيه الزكاة بشروطها، ولكن يجوز تأخير الزكاة حتى يقبض، وفي هذه الحالة يزكى زكاة الدين عن السنوات الماضية إن كانت قد مضت عليه سنة أو أكثر

Adapun jika Anda sebenarnya sudah memiliki (hak atas) harta tersebut namun baru bisa diterimakan pada bulan tersebut (statusnya piutang), maka jika pihak yang membawa harta tersebut adalah pihak yang mampu (amanah) dan tidak suka menunda-nunda, zakat wajib ditunaikan jika telah memenuhi syarat-syaratnya. Akan tetapi, diperbolehkan untuk menunda pembayaran zakatnya sampai harta tersebut benar-benar diterima. Dalam kondisi ini, harta tersebut dizakati sebagai zakat piutang untuk tahun-tahun yang telah berlalu jika memang sudah melewati satu tahun (haul) atau lebih.

وعلى كل حال يجوز لك الاقتراض لإخراج الزكاة ولو لم يحل أجلها ما دمت قادرة على الوفاء.

Bagaimanapun juga, diperbolehkan bagi Anda untuk meminjam uang (berhutang) guna mengeluarkan zakat meskipun waktu wajibnya belum tiba (menyegerakan zakat), selama Anda mampu untuk melunasinya kelak.

والله أعلم.

Wallahu a’lam.

Sumber : IslamWeb



Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.