Surat Kabar Mesir Soroti Kematian Putra Kahane dan Istrinya serta Keputusan KTT Teluk
Laporan Surat Kabar Mesir Tahun 2001 yang dikumpulkan oleh Tim Redaksi al Jazeera
rezaervani.com – 1 Januari 2001 – Sebagian besar surat kabar Kairo menyoroti berita tewasnya putra Kahane dan istrinya, serta memberi perhatian besar pada keputusan-keputusan KTT Teluk yang menutup sidangnya kemarin di ibu kota Bahrain. Selain itu, banyak surat kabar juga menampilkan berita ekonomi di halaman utamanya.
Kita mulai dari harian Al-Ahram, yang menempatkan berita utama tentang kematian putra Kahane di halaman depan dengan judul-judul berikut:
- “Ketegangan meningkat antara warga Palestina dan Israel setelah tewasnya putra Kahane dan istrinya.”
- “Seorang pejabat tinggi dari gerakan Fatah gugur syahid.”
- “Barak memperingatkan kemungkinan terjadinya konfrontasi militer besar antara Arab dan Israel.”
Selain itu, disebutkan pula bahwa pemimpin-pemimpin rakyat Palestina menuntut kelanjutan intifada sebagai satu-satunya jalan menuju kemerdekaan.
- “Komite Tindak Lanjut Arab akan berkumpul di Kairo pada Kamis depan untuk membahas usulan Amerika.”
Di halaman pertama Al-Ahram juga terdapat laporan dari delegasi koran tersebut di Manama dengan judul:
- “KTT Teluk di Manama mengutuk praktik brutal Israel terhadap rakyat Palestina dan menuntut Irak melaksanakan resolusi internasional.”
Sementara itu, dalam berita ekonomi di halaman pertama disebutkan:
- Pinjaman sebesar 50 juta dolar AS dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mendukung upaya Bank Sentral Mesir dalam reformasi perbankan.
- Hibah sebesar 11,7 juta euro dari Uni Eropa untuk Bank Sentral Mesir.
Di harian Al-Akhbar, pernyataan Menteri Perencanaan Dr. Ahmad al-Darsh menempati bagian atas halaman pertama. Dalam tajuk tersebut disampaikan hasil rapat kelompok ekonomi kabinet yang dipimpin oleh Dr. Atef Ebeid:
- “Mubarak segera meninjau program komprehensif modernisasi Mesir.”
- “Penyusunan akhir perjanjian kemitraan Mesir–Eropa sebagai langkah menuju penandatanganan.”
- “Rancangan undang-undang hak kekayaan intelektual, pembiayaan properti, dan leasing diserahkan ke Parlemen.”
Di halaman pertama juga termuat pernyataan Menteri Perencanaan Palestina, Nabil Shaath, setelah bertemu dengan Amr Moussa:
- “Usulan Amerika tidak dapat diterima tanpa jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Palestina.”
Sementara Hanan Ashrawi, anggota Dewan Nasional Palestina, mengatakan dalam program televisi Mesir Sabah al-Khair Ya Misr:
- “Usulan tersebut adalah jebakan politik, dan Barak hanya bermanuver demi masa depannya.”
Di halaman ketiga, koran ini menampilkan laporan tentang perayaan Tahun Baru, dengan judul:
- “Peningkatan minat warga dalam membeli bunga dan pohon Natal.”
Di halaman kedelapan, harian tersebut memuat pernyataan para menteri tentang perkiraan ekonomi Mesir tahun 2001:
- Menteri Ekonomi: Pengesahan undang-undang baru untuk melanjutkan reformasi ekonomi.
- Menteri Industri: Pelaksanaan program modernisasi industri.
- Menteri Perminyakan: Peningkatan berkelanjutan pada neraca pembayaran sektor minyak.
Di halaman kesebelas, surat kabar itu juga menyoroti keputusan KTT Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) ke-21, di antaranya:
- Dukungan terhadap penyelesaian damai guna mengembalikan seluruh hak rakyat Palestina yang dirampas.
- Seruan kepada komunitas internasional untuk menjadikan kawasan Timur Tengah dan Teluk bebas dari senjata pemusnah massal.
- Seruan untuk mempercepat pembentukan serikat pabean, koordinasi kebijakan fiskal, dan kerja sama antar lembaga keuangan.
Dalam harian Al-Jumhuriyyah, berita mengenai aksi saling balas pembunuhan di wilayah pendudukan menjadi fokus utama. Dengan tajuk:
- “Saling bunuh di tanah pendudukan – Putra rabi ekstremis Meir Kahane dan istrinya tewas, lima putrinya terluka dalam penyergapan di Tepi Barat.
- Tiga jam kemudian, Israel membalas dengan membunuh Sekretaris Fatah di Tulkarem di depan rumahnya.”
Di halaman kedelapan, Al-Jumhuriyyah menyoroti pembahasan Majelis Syura Mesir tentang isu pemuda, dengan judul:
- Safwat al-Syarif (Menteri Informasi): Universitas Terbuka akan dibuka tahun ini.
- Bahaa al-Din (Menteri Pendidikan): Kita memasuki fase keunggulan dalam pendidikan.
- Al-Shazli (Menteri Urusan Parlemen): Ya, pemuda harus ikut serta dalam politik.
- Hilal (Menteri Pemuda): Pemuda berhak memilih dewan di pusat-pusat mereka.
Berlanjut ke harian Al-Wafd, halaman pertamanya juga dipenuhi berita penting.
Berita utama membahas tewasnya putra Kahane dan istrinya, sedangkan berita lainnya meliputi:
- Penangkapan 20 anggota Dewan Syura Ikhwanul Muslimin.
- Kampanye untuk menyingkirkan miliarder Mesir Mohamed al-Fayed di Inggris.
- Perbedaan pandangan antar menteri ekonomi menunda pembahasan RUU pajak baru di Parlemen.
- Gagalnya upaya penyelesaian krisis nasabah bermasalah di bank; 18 miliar pound Mesir adalah utang dari hanya 30 nasabah besar.
- Komite Yudisial meminta Asosiasi Pengacara Mesir menetapkan tanggal pemilihan.
Harian Al-Ahrar (edisi mingguan) menyoroti berita dalam negeri dan isu Palestina secara seimbang.
Di bagian atas halaman pertama, koran ini melaporkan pembahasan Majelis Syura dengan judul:
- “Majelis Syura memperingatkan meningkatnya ekonomi bawah tanah.”
- “Anggota parlemen mengkritik kebijakan pendidikan dan menyerukan reformasi menyeluruh.”
Di tempat lain, terdapat pernyataan Kamal al-Shazli, Menteri Urusan Parlemen, yang berbunyi:
- “Al-Shazli memperingatkan larangan aktivitas partai di instansi pemerintah.”
Di bagian tengah halaman depan, dengan huruf merah besar, tertulis:
- “Runtuhnya Rencana Amerika.”
Di bawahnya tertulis:
- “Palestina dan Israel menolak usulan Clinton untuk menyelamatkan proses perdamaian.”
Judul lain di halaman yang sama berbunyi:
- “Menutup sidang Dewan Kerja Sama Teluk: Penandatanganan perjanjian pertahanan bersama dan seruan untuk menurunkan produksi OPEC.”
Beberapa berita lain dari berbagai surat kabar hari ini:
- Al-Akhbar: Akhir krisis korban perusahaan investasi setelah pembayaran 104 juta pound; pengembalian 1,04 miliar pound dalam lima tahun mendatang.
- Mulai hari ini: Denda 100 pound bagi yang tidak memakai sabuk pengaman dan helm motor.
- Yordania akan mengoperasikan reaktor nuklir pertamanya pada tahun 2002.
- Al-Jumhuriyyah: Berita kriminal akhir tahun 2000 — hakim pengadilan banding menembak pencuri.
- Al-Wafd: Hasil curian seorang pencopet di metro mencapai 6.000 pound dalam satu hari.
- Al-Ahrar: Seorang penipu menipu direktur bank sebesar 20.000 pound dengan dalih melipatgandakan uang.
Sumber: al Jazeera