Progress Donasi Kebutuhan Server — Your Donation Urgently Needed — هذا الموقع بحاجة ماسة إلى تبرعاتكم
Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000
beberapa meja yang ada. (Permainan kartu berlangsung sepanjang malam. Perjudian merupakan unsur yang penting pada resepsi semacam itu. Dalam pesta perkawinan yang meriah, Anda malah bisa menjumpai toda rolet yang diselenggarakan oleh orang Cina). Bahkan untuk mereka yang mendekati miskin, sejenis resepsi harus juga diselenggarakan, seperti digambarkan oleh perayaan khitanan yang diselenggarakan oleh sebuah keluarga yang kepala keluarganya tidak punya pekerjaan (dan menderita TBC yang serius) berikut ini: Di dalam rumah, beberapa perempuan duduk berbincang-bincang. Keadaannya bukan main sederhananya—seuntai daun kelapa di atas pintu, tanpa perabotan dan hanya beberapa helai tikar buat duduk. Tidak ada yang istimewa dalam jajan yang dihidangkan. Mbok Mun dan saudara perempuannya menjelaskan kepada saya bahwa anak laki- lakinya minta disunat kurang dari seminggu yang lalu. “Saya minta disunat minggu ini”, katanya. Dan mereka menjawab: “Mengapa tidak menunggu sampai lepas panen nanti?" Anak itu konon menolak tawaran itu dan ia tak mau banyak bicara. Maka mereka pun mencari pinjaman dan berusaha mendapatkan uang yang diperlukan, yang sudah mereka peroleh sekarang ini. Anak itu mengatakan bahwa ia merasa malu karena sudah demikian besar (usianya sekitar 12 tahun).... Anak itu masuk ke rumah, duduk di kursi yang telah disediakan. Dengan iringan berbagai nasihat dari setiap orang yang hadir agar sarungnya tidak menyentuh kemaluannya dan agar ia membentangkan kedua kakinya, ia duduk secara resmi di kursi itu. Mereka membiarkan teman-teman bermainnya masuk dan duduk mengelilinginya.... Saya pulang dan makan. Ketika saya kembali lagi, kamar depan telah dipenuhi oleh sekitar 40 orang yang bermain kartu (dan semuanya dijamu). Permainan kartu ini berlangsung sepanjang malam, tetapi tak ada hiburan lain di sana. Sebuah contoh yang baik tentang pengorbanan yang diberikan oleh orang-orang ini untuk mengadakan resepsi, bisa didapat dari wawancara dengan keluarga yang sama: Saya mengunjungi Mbok Mun di ujung jalan. Suaminya sedang pergi ke luar untuk memeriksa keadaan air di salahsatu sawah saudara perempuannya. Suaminya tidak mempunyai pekerjaan tetap sekarang, terutama karena sedang sakit. Sepertinya begitu. la memperoleh pekerjaan sesekali kalau ada orang yang kebetulan memerlukan tenaganya —tig atau empat hari seminggu, kalau ia lagi beruntung. Kalau tidak, bisa kurang dari itu. Jelas bahwa peruntungan keluarga itu terus menurun