Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 115
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 115 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

untuk lahat.' Berikutnya, berjalan seorang yang membawa sebuah mangkuk emas atau perunggu yang berisikan beras kuning, kunyit, berbagai uang logam, bunga-bungaan dan buah pinang. Semua ini ditaburkannya ke tanah sambil berjalan untuk menunjukkan kepada si mayat, yang dipikul oleh empat sampai delapan orang, jalan menuju kuburan. Di belakang jenazah, yang dinaungi dengan payung pada bagian kepala untuk melindunginya dari terik matahari, berjalan para pengiring, jarang sekali di bawah 15 orang, kadang-kadang malahan sampai mencapai 200 orang. Orang bergantian menaburkan beras dan bunga, membawa payung serta memikul jenazah, karena semua anggota keluarga laki-laki dan teman dekat dianggap perlu “merasakan berat jenazah” setidaknya untuk sejenak. Upacara di kuburan berlangsung singkat. Jenazah diangkat dari usungan dan diturunkan ke kubur dari samping, lalu diberikan kepada tiga orang yang berdiri di liang kubur itu. Jasad mayat ditidurkan di atas tujuh batu dengan kepala mengarah ke utara. Tali-tali kafan dilepaskan dan wajahnya ditampakkan hingga pipinya menyentuh tanah. Kemudian salah seorang dari modin atau para santri turun ke liang itu untuk menyerukan syahadat tiga kali pada telinga si mayat. Papan lahat kemudian diletakkan di tempatnya, untuk kemudian ditimbuni tanah dan nisan pun dipasang. Modin membacakan telkim, serangkaian pidato pemakaman yang ditujukan kepada almarhum, pertama-tama dalam bahasa Arab, kemudian dalam bahasa Jawa (namun, beberapa modin kolot menolak untuk menerjemahkannya, karena menganggap hal ini bertentangan dengan ajaran Islam): Oh, kini kau telah berada di alam kubur Genazah orang Islam tetap tidur nyenyak di kubur sampai Hari Kiamat—semacam tempat penantian). Janganlah kau lupa kalimat syahadat. Sebentar lagi kau akan didatangi oleh dua utusan Tuhan, dua malaikat (Mungkar serta Nakir, yang mendatangi setiap orang yang baru saja dimakamkan untuk bertanya tentang imannya dan sebagainya). (Keduanya akan bertanya): “Hai manusia, siapakah Tuhanmu dan apa agamamu, siapa nabimu dan apa kitab suci agamamu, ke arah mana kiblat sembahyangmu, apa yang diperintahkan kepadamu dan siapakah saudara-saudaramu?”" Kau harus menjawab dengan jelas dan tegas: “Allah Tuhanku: Islam agamaku: Muhammad nabiku: Al Gur'an kitab suciku: saya menghadap ke Ka'bah di Mekkah ketika sembahyangi saya diperintahkan untuk sembahyang lima kali sehari: semua muslim, laki-laki atau perempuan, adalah saudaraku”. Wahai Pak Cipto (nama almarhum), engkau sudah


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 115 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi