Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 176
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 176 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

gantung topi si pencuri di atas periuk yang jadi panas karena api: topi itu digulung seperti sosis dan dibungkus dalam kain putih yang melambangkan kain kafan mayat. Sosis ini tampak sebagai tubuh orang yang dibungkus dan Pak Arjo mengatakan, memang itulah maksudnya. Semua ini diberi sebuah tutup dan disembunyikan di balik pintu. Api tungku dibiarkan menyala siang dan malam sampai hari ini (sekitar sebulan sesudah pencurian). Pak Arjo mengatakan, dengan rasa puas yang besar, bahwa sebagai akibatnya, pencuri itu akan terkena demam tinggi, ia tidak bisa tidur, berguling-guling kian-kemari, tak bisa keluar dari rumah dan tak bisa menikmati hasil curiannya. Pencuri itu hanya bisa sehat kembali kalau datang ke Pak Arjo serta minta maaf, kemudian Pak Arjo akan membawa peralatan itu kepada sang dukun kembali untuk diberi mantera dan dicabut sihirnya. (Gagasan bahwa orang bisa menghilangkan sihir dengan minta maaf kepada pengirimnya adalah umum, tetapi saya tidak pernah mendengar seseorang yang melakukan hal itu). Pak Arjo mengatakan bahwa ia harus membayar dukun itu Rp 25, yang merupakan ongkos dasarnya, ditambah Rp 50 untuk slametan yang diselenggarakan oleh dukun itu—slametan yang sama dengan yang diadakan untuk orang mati. Di luar semuanya ini adalah biaya perjalanan. Ia mengatakan bahwa jenis magi ini adalah jahat, kecuali jika yang mengirimnya berada pada pihak yang benar, seperti dia. Akan tetapi, ia meminta agar kami tidak menceritakan ini kepada siapapun, karena mereka mungkin akan salah menafsirkan motifnya. Catatan: ' Kaum perempuan kadang-kadang, mungkin pada umumnya, menjadi dukun tiban serta dukun priwangan dan cukup lazim menjadi dukun pijet atau dukun temant6n, tetapi hampir tak pernah menjadi dukun selain dalam bidang-bidang tadi. ? Camatitudatang ke Mojokuto pada 1952 dan karenanya, tidak berakar di sana. Ia berpraktik hanya di kalangan teman-temannya, orang-orang yang berkedudukan tinggi di kalangan priyayi, sebuah kelompok yang agak terbatas jumlahnya. Namun, di kalangan mereka ini, reputasinya tinggi. ? Lihat khususnya K. Heyne, De Nuttige Planten van Nederlandsch-Indie (3 Jiild, Den Haag, 1927) dan R. A. Seno-Sastroamidjojo, Tentang Obat Asli Indonesia (Djakarta, 1948). 4 Inibisajugadisebabkan oleh malaria. Karena kebanyakan orang Jawa menganggap bahwa malaria itu disebabkan oleh makan nasi yang baru saja dipanen (sebuah pendapat yang cukup rasional, mengingat pada masa panen itu saluran irigasi mulai macet dan dengan begitu, menyebabkan berkembangbiaknya nyamuk). Tubuh menggigil itu kadang-kadang juga dilihat sebagai penyakit “darah kotor".


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 176 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi