Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 214
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 214 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

Akan tetapi, tindakan yang menyebabkan ia dianggap terkutuk di mata golongan kolot adalah usahanya untuk melembagakan dakwah agama keliling di desa-desa sekitar Mojokuto, dimana ia serta para pengikutnya mengajarkan urusan batin kepada kalangan tani yang merupakan umat Islam dan menggunakan sebagai pedomannya, salah seorang pengarang yang paling kontroversial dalam sejarah Islam modern, yaitu Muhammad Abduh, tokoh pembaharu Mesir. Abduh, yang wafat pada 1905, mengajar di Al-Azhar, universitas Islam ortodoks yang besar di Kairo. Walaupun, seperti dikatakan oleh Gibb, “dalam hubungannya dengan struktur ortodoks tradisional, ia bukan seorang inovator”," ia mencoba memperbaiki struktur itu dengan meminta agar pengaruh dan praktik yang merusak seperti pemujaan para wali serta orang suci dibersihkan dari Islam. Agar pendidikan Islam diperbarui untuk memungkinkan pengajaran ilmu pengetahuan modern, ilmu bumi, sejarah dan agama Eropa. Agar perhatian yang lebih besar diberikan kepada kitab suci Islam, Al Gur'an dan Hadis, daripada kepada elaborasi sekunder yang didasarkan pada keduanya. Sebagai seseorang yang benar-benar puritan, ia menganjurkan modernisasi dan pada waktu yang bersamaan, peningkatan keta'atan terhadap dasar-dasar agama, menuntut sebuah Islam yang lebih mirip dengan yang diajarkan serta dilaksanakan oleh Muhammad serta lebih memadai untuk kehidupan modern. Baik ketegasan doktrinnya maupun gayanya yang terlihat radikal samasekali tidak menarik bagi mereka yang menganut Islam yang tidak begitu agresif. Ia (seorang santri sopir taksi) setelah tamat dari madrasah SI di kauman, pergi ke pondok Nazir (yang telah diambilalih olehnya dari ayahnya) yang katanya, memiliki 70 orang murid (kebanyakan dari Jawa Barat, sedang ia hanyalah seorang dari sedikit murid yang berasal dari daerah sekitar sini), untuk mengaji pada pagi hari dan selepas sembahyang ashar. Di pondok itu diajarkan “pengetahuan umum” maupun agama. Katanya, kitab Abduh digunakan juga, tetapi menurut dia, Abduh terlalu kaku, terlalu banyak neraka yang disebutnya. Salah sedikit saja, orang masuk neraka. Ia mengatakan bahwa Abduh sangat kontroversial dan kebanyakan orang menganggapnya terlalu kaku. Katanya kitab lama yang biasa dikaji orang di pondok tidaklah demikian berat. Satu dosa saja tidak membawa orang ke neraka dan mereka lebih sabar terhadap orang-orang yang Islamnya belum lengkap serta belum murni. Misalnya, Abduh hanya memiliki sedikit pengikut yang sangat patuh dan “murni", orang-orang yang kuat imannya. Ia tidak mau berhubungan dengan


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 214 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi