Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 231
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 231 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Arabic Original Text
Belum ada teks Arab untuk halaman ini.
Bahasa Indonesia Translation

dua pendekatan itu, memilih salahsatunya dan menilai buruk yang lain. Apakah isi doktrin yang terlibat di sini? Bagaimana tafsiran modern berbeda dari tafsiran kolot? Lima pasang pertentangan cukup baik untuk menyimpulkan situasi itu: ) (2 ( 4 5 Kelompok kolot cenderung menitikberatkan hubungan dengan Tuhan dimana penerimaan rahmat serta berkat sebagai hasil kemurahan-Nya dan sebagai ganjaran untuk keteguhan moral serta pengertian bahwa peruntungan seseorang seluruhnya ditetapkan oleh kehendak Tuhan merupakan ciri-ciri pokoknya. Kelompok modern cenderung menitikberatkan hubungan dengan Tuhan, dimana kerja keras dan penentuan nasib sendiri menjadi titikberatnya. Kelompok kolot cenderung memegang sebuah konsep yang “totalistik” mengenai peran agama dalam kehidupan, dimana semua aspek usaha manusia cenderung memiliki makna keagamaan dan dimana batas antara apa yang bersifat keagamaan serta sekuler, cenderung kabur. Kelompok modern cenderung memegang pengertian yang sempit tentang agama dimana hanya aspek-aspek tertentu yang jelas batasnya yang dianggap suci dan dimana batas antara apa yang agama serta apa yang sekuler cenderung cukup tajam. Kelompok kolot cenderung kurang menaruh perhatian (tetapi masih memperhatikan juga) kepada kemurnian Islam mereka dan lebih longgar dalam memberikan upacara-upacara non-Islam setidaknya sebuah ruang kecil dalam wilayah agama. Kelompok modern cenderung bersikeras untuk Islam yang sudah dimurnikan dari elemen keagamaan lain. Kelompok kolot cenderung memberi tekanan pada aspek pemenuhan agama secara langsung, menekankan pengalaman keagamaan. Kelompok modern cenderung memberi tekanan pada aspek instrumental dari agama, memperhatikan tingkahlaku keagamaan. Kelompok kolot cenderung membenarkan praktik dengan kebiasaan dan berdasarkan pembelajaran skolastik yang terperinci terhadap ulasan-ulasan keagamaan yang tradisional. Kelompok modern cenderung membenarkan hal itu atas dasar nilai pragmatisnya dalam kehidupan masa kini dan dengan rujukan umum kepada Al @ur'an dan Hadis yang ditafsirkan secara longgar.


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 231 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi