Loading...

Maktabah Reza Ervani

15%

Rp 1.500.000 dari target Rp 10.000.000



Judul Kitab : Agama Jawa - Detail Buku
Halaman Ke : 235
Jumlah yang dimuat : 577
« Sebelumnya Halaman 235 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi
Tabel terjemah Inggris belum dibuat.
Bahasa Indonesia Translation

kecelakaan,” ungkapnya dengan lambat. “Kalau Anda pergi dari si berjalan di tengah jalan tanpa melihat arah dan Anda tertabrak truk, maka itu bukan takdir, itu adalah salah Anda sendiri. Namun, kalau kecelakaan itu sepenuhnya berada di luar kekuasaan Anda, itu baru takdir”. Ada berbagai kompromi dan solusi lain untuk dua pandangan ekstrem ini, seperti pandangan bahwa Tuhan menentukan kita semua secara umum dalam dua kelompok, kaya atau miskin, tetapi di dalamnya, usaha bisa mengubah keadaan. Namun, pada umumnya orang cenderung bersandar ke salahsatu kutub, yakni bahwa orang harus saleh, sabar serta terus berusaha mengabdi kepada Tuhan dan ia akan menerima berkah-Nya, kemungkinan besar dalam hidup ini, tetapi pasti di akhirat nanti atau bahwa orang harus berusaha menurut kemauannya, bersyukur kepada Tuhan kalau ia berhasil, tetapi jangan menggunakan kepercayaan kepada takdir sebagai alasan pemaaf untuk kegagalannya. Agama Totalistik versus Agama Terbatas Keragaman luas dari penerapan doktrin takdir sendiri meru- pakan sebuah contoh pertentangan yang kedua: pandangan totalistik lawan terbatas mengenai ruang lingkup agama. Lebih besarnya persen- tase pelajaran sekuler di sekolah-sekolah modernis, penekanan pada pengelompokan non-religius seperti himpunan petani, buruh, kepanduan dan olahraga di kalangan modernis, serta suasana yang pada umumnya kurang religius di tempat kelompok modernis melakukan kegiatan, menunjukkan pula pertentangan tersebut. Kalau seorang modernis membuka rapat, kata seorang kolot, apa yang dilakukannya hanyalah membaca “Bismillah" (“Dengan nama Tuhan”) dan kemudian langsung membicarakan anggaran kemudian kembali lagi kepada Islam hanya untuk menyebut “Alhamdulillah" (“Segala puji bagi Tuhan”) pada akhir pertemuan. Hanya ini sajalah, kata orang kolot itu dengan kesal, yang membuat organisasi itu bersifat Islam. Perlu dipahami, yang jadi soal di sini bukanlah perbedaan pandangan mengenai pentingnya agama dalam bagian-bagian kehidupan lain. Bagi kedua kelompok itu, ajaran Islam adalah dasar yang pokok untuk perilaku manusia dalam semua aspeknya: tidak ada penyerahan begitu saja kepada Caesar. Dalam pengertian ini, semua santri bersifat totalistik berlawanan dengan orang abangan dan priyayi


Beberapa bagian dari Terjemahan di-generate menggunakan Artificial Intelligence secara otomatis, dan belum melalui proses pengeditan

Untuk Teks dari Buku Berbahasa Indonesia atau Inggris, banyak bagian yang merupakan hasil OCR dan belum diedit


Belum ada terjemahan untuk halaman ini atau ada terjemahan yang kurang tepat ?

« Sebelumnya Halaman 235 dari 577 Berikutnya » Daftar Isi